Dua kekalahan Arema pada laga tandang ke Papua,  yakni kalah 1-6 dari Persipura dan 0-1 dari Persiwa membuat posisi Singo Edan kini kian jauh dari puncak klasemen sementara. Arema tertinggal 12 poin dari Persipura. Arema masih 26 poin sementara Persipura sudah 38 poin.

Ahmad Bustomi dkk Masih Berpeluang Jadi Juara (foto: JPNN.com)

Meski jarak poin begitu jauh, optimisme tinggi tetap diusung pelatih Arema Miroslav Janu. Miro menyatakan peluang Arema untuk menjadi juara ISL musim ini belum tertutup.

Seperti dilansir dari Radar Malang, pertimbangan Janu karena kompetisi putaran kedua masih cukup panjang. Masih ada 12 pertandingan lagi. Selain itu, Arema memiliki laga kandang lebih banyak dibandingkan dengan tim lain di papan atas. Dari 16 laga yang sudah dijalani, Arema baru enam kali bentrok di Kanjuruhan. Jadi, Arema masih punya delapan laga kandang hingga akhir musim. Bandingkan dengan Persipura yang tinggal menyisakan tiga laga kandang. Begitu pula dengan Persiwa yang menyisakan empat pertandingan kandang. Karena itu Janu tidak ambil pusing dengan dua kekalahan dari Papua tersebut. “Tidak apa kita kalah di luar kandang,”kata Janu.

Peluang Arema Indonesia untuk menang di kandang jelas lebih besar daripada di luar kandang. “Dengan kondisi seperti itu, saya yakin Arema masih bisa. Kita harus menang seluruh laga kandang,” ujar Janu (radarmalang/muf/abm)