Arema Indonesia dan Persipura Jayapura selalu menghiasi papan atas klasemen. Keduanya saling kejar-kejaran poin demi merebut mahkota jawara. Misalnya pada musim lalu, Arema yang akhirnya menjadi jawara Indonesia Super League (ISL), sedangkan Persipura satu strip di bawah Arema.

Arema berlatih jelang bentrok dengan Persipura (foto: Malang Post)

Giliran musim ini, hingga setengah musim, Persipura yang berada di puncak klasemen sementara sedangkan Arema persis di bawahnya. Dominasi kedua tim di ISL tak lepas dari materi pemain yang cukup bagus. Arema Indonesia misalnya, diperkuat oleh sejumlah pemain timnas. Antara lain Zulkifly Syukur, Ahmad Bustomi, Beny Wahyudi, Alam Shah dan M. Ridhuan. Begitu pula dengan Persipura yang diisi pemain sarat pengalaman baik lokal maupun asing. Hamka Hamzah, Zah Rahan, dan Boaz Solossa kerap menjadi pemain yang merepotkan lawan.

Pada bentrok kedua tim yang berlangsung di Stadion Mandala sore ini, faktor mental tanding yang akan banyak menentukan kemenangan. Sebab dari sisi tekis kedua tim bisa dibilang seimbang. Dan lagi energi kedua tim baru saja dikuras di ajang internasional.

Arema pada 2 Maret lalu tampil lawan Cerezo Osaka pada ajang LCA. Sementara di hari yang sama, Persipura bentrok dengan South China pada ajang AFC Cup. Pada ajang LCA, Arema kalah 1-2, sedangkan Persipura menahan imbang 1-1.

Dikutip dari Radar Malang, asisten pelatih Arema, Tony Ho mengatakan dengan kondisi tersebut hanya akan ada satu faktor penentu kemenangan bagi Arema dan Persipura.

[quote] Mental akan banyak berbicara pada pertandingan hari ini. ucap Tony Ho [/quote]

Tony Ho mengatakan tim yang memiliki mental tanding bagus itu yang akan banyak mendapatkan kesempatan dalam pertandingan. “Kondisi tubuh sudah lelah dan tidak banyak bisa diharapkan. Hanya mental tanding bagus yang akan menjadi penentu dalam pertandingan nanti,” ujar dia. (radarmalang/did/abm)

[facebook]  [retweet]