Harga Tiket Untuk LCA Naik
Menjelang bergulirnya Liga Champion Asia (LCA), awal Maret nanti. Statemen resmi dari klub Arema FC, khusus LCA bakal mengalami kenaikan tiket dibanding pertandingan liga reguler atau domestik.
Khusus di LCA yang diawali laga kandang menjamu Cerezo Osaka pada 2 Maret, harga tiket ekonomi Rp30 ribu, VIP Rp100 ribu dan VVIP Rp150 ribu. Pertimbangan kenaikan tiket adalah gengsi pertandingan yang dinilai lebih tinggi dibanding liga domestik.
“Selalu ada kenaikan tiket saat Arema bertanding di LCA. Kenaikan tak hanya di Arema saja, tapi juga dilakukan klub-klub yang berlaga di LCA. Tapi Aremania tak perlu khawatir karena kenaikan sudah melalui pertimbangan,” jelas Sudarmaji, Media Officer Arema FC seperti dilansir okezone.
Melihat gengsi pertandingan, manajemen optimistis nominal tersebut tak memberatkan Aremania apalagi mengurangi animo datang ke stadion. Malah diperkirakan Stadion Kanjuruhan yang berkapasitas 35.000 penonton bakal penuh sesak dan tidak mencukupi.
Manajemen sendiri sudah berbicara dengan Aremania dan tidak ada persoalan berarti terkait kenaikan tiket. “Aremania bisa memahami kenaikan itu wajar dan menambah pemasukan bagi klub. Jadi mereka tak masalah. Apalagi kenaikannya tak terlalu drastis,” tambah Sudarmaji.
Kendati bakal menuai pemasukan lebih besar dari tiket, namun Singo Edan tidak bisa berharap pemasukan sponsor. Sebab Marketing Partner LCA Worldsportgroup tidak mengizinkan adanya sponsor lain selain sponsor utama yang ada di kostum Roman Chmelo dan kawan-kawan.
Kemungkinan besar, Arema hanya akan memakai Ijen Nirwana yang selama ini menjadi sponsor paling besar. Sedangkan untuk A-Board di sekeliling lapangan bakal menjadi wewenang penuh Worldsportgroup dan Arema tidak bisa bebas memasang A-Board seperti di kompetisi reguler.
Sementara itu, terkait persiapan akhir Stadion Kanjuruhan, kini Pemerintah Kabupaten Malang tengah mengebut renovasi. Secara umum tidak ada perubahan besar pada fisik stadion karena telah memenuhi syarat untuk gelaran LCA.
“Kita hanya memperbaiki rumput di lapangan, menambah lampu stadion, serta menambah fasilitas lain,” tutur mantan wartawan ini. Fasilitas yang masih akan ditambah, salah satunya fasilitas air panas untuk pemain yang diwajibkan ada di setiap venue LCA.
Sementara, Aremania sendiri tak keberatan dengan kanikan harga tiket di Kanjuruhan. Tokoh Aremania Kampus Universitas Merdeka (Unmer) Malang Panca Putra mengungkapkan kenaikan itu tidak akan berefek pada minat Aremania ke stadion.
Dipaparkan Panca, kesempatan melihat Arema bertanding di level Asia merupakan momen luar biasa dan tidak setiap tahun terjadi. Karena itulah pihaknya merasa kenaikan itu sesuai dengan level pertandingan dan hasilnya untuk Aremania juga.
“Saya yakin Aremania akan melakukan segalanya untuk bisa menyaksikan Arema di level Asia, termasuk menyisihkan uang untuk pertandingan LCA. Saya pikir tak masalah, apalagi untuk kelas ekonomi kenaikan hanya Rp5000 saja,” kata Panca yang juga Kepala Laboratorium Bahasa Unmer itu.
Ditambah lagi kondisi keuangan tim berlogo kepala singa yang belum stabil dan butuh suntikan. Dengan kenaikan tiket, Panca juga berharap bisa membantu keuangan timnya, minimal untuk biaya perjalanan kala nanti melakoni pertandingan away. (bola.okezone/msy)


