MALANG – Dukungan Aremania terhadap Arema Indonesia tak perlu ditanyakan lagi. Melihat kenyataan itu, manajemen pun mulai melirik supporter yang dikenal memiliki ide-ide kreatif ini, untuk dimasukkan dalam jajaran pemilik saham resmi.

Jika tidak ada halangan nantinya, tahun 2012, manajemen PT Arema Indonesia bertekad untuk mewujudkan Aremania bisa memiliki saham pada tim kebanggannya, Arema Indonesia.

“Hal itu sudah kita kaji dan dalami. Rencana itu memang sudah kita susun dan mungkin akan terwujud pada tahun 2012 nanti,” ucap Sudarmaji, Humas PT Arema Indonesia seperti dilansir beritajatim.com

Dengan kepemilikan saham tersebut, sudah barang tentu Aremania diharapkan mampu bersinergi dan saling bekerjasama mewujudkan sebuah tim sepak bola modern yang hendak dikembangkan di Indonesia.

Dari sekian banyak klub-klub sepak bola di tanah air sendiri,tercatat hanya ada tiga klub sepak bola yang pendanaanya, murni dari pihak swasta. Tanpa merendahkan keberadaan tim-tim bermodalkan APBD dan sejenisnya, sudah tentu mendanai sepak bola secara swasta, butuh kecermatan dan manajerial yang mumpuni.

Artinya, bersinergi dan merangkul semua elemen untuk mendapatkan suntikan dana segar adalah, keharusan demi terwujudnya prestasi dalam tim itu sendiri. Dikancah Liga Super Indonesia sendiri, Arema Indonesia dan Pelita Jaya Purwakarta adalah tim yang memanfaatkan pemasukan tiket penonton untuk menambah kocek mereka.

Berikutnya, kontestan Divisi Utama Pro Duta, adalah salah satu klub yang murni mencari sokongan dana dari pihak swasta. “Kita melihat Aremania sangat prospektif untuk hal itu. Kalau pun memang kepemilikan saham nanti menyertakan Aremania, Arema sudah barang tentu juga akan merasa senang,” tambah Arifin, Direktur Bisnis dan Marketing PT Arema Indonesia.

Disertakannya Aremania dalam pemegam saham nanti, karena hal itu sudah tercermin dalam sikap dan attitude Aremania yang bagus dalam bersinergi dengan skuad tim. Patokannya pun, melihat dari ukuran partisipasi publik Aremania yang punya kolektifitas dan rasa kebersamaan tinggi. “Semoga saja rencana itu bisa terlaksana. Mengingat, potensi Aremania sendiri juga mumpuni untuk hal itu,” papar Sudarmaji seperti ditulis beritajatim.com

Sudarmaji pun mencontohkan, jika nantinya 1 slot saham Arema dijual seharga Rp 10.000, sudah barang tentu dengan dana Rp 500.000 saja, Aremania sudah bisa memiliki 5 slot saham yang per sahamnya, terdiri dari 500 lembar itu.(sn/brtjtm)