Timnas Indonesia Matangkan Eksekusi Bola Mati
Persiapan tim nasional (timnas) Indonesia menghadapi lanjutan Pra Piala Asia (PPA) 2011 terus berlanjut. Di hari kedua latihan, Selasa 27 Oktober 2009, Pelatih Timnas Benny Dolo memfokuskan latihan pada eksekusi bola mati.
“Untuk saat ini, kami tidak mungkin memberikan program latihan yang ekstrem seperti speed dan strength. Waktu yang ada kami manfaatkan untuk mematangkan strategi dan set piece (bola mati),” kata Bendol.
Dalam sesi latihan yang digelar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Bendol secara khsusus mengasah kemampuan eksekusi bola mati Bambang Pamungkas cs. Selain meneruskan umpan sepak pojok, masing-masing penyerang juga diminta untuk mengeksekusi tendangan dari luar kotak penalti.
Latihan timnas sendiri sudah diikuti 20 pemain. Dua pemain yang baru bergabung adalah Markus Haris Maulana (Arema) dan Syamsul Chaerudin (PSM Makassar). Sedangkan trio Papua: Ian Kabes, Boaz Solossa dan Ricardo Salampessy baru terbang ke Jakarta hari ini, Rabu 28 Oktober 2009.
Bulan ini, timnas akan menghadapi Kuwait dua kali. Pertama di Stadion Etihad, 14 November 2009. Sedangkan yang kedua di SUGBK, Senayan Jakarta, 18 November 2009.
Bagi Indonesia, duel ini merupakan kunci untuk lolos ke putaran final. Saat ini, Merah Putih berada di posisi 4 klasemen sementara Grup B PPA 2011. Di atasnya bercokol Asutralia, Oman dan Kuwait.
Sebelum berangkat ke Kuwait, Indonesia akan menjalani uji coba kontra Singapura, 4 November 2009. Di Jakarta, Merah Putih juga akan beruji coba kontra PS TNI, Kamis 30 Oktober 2009.(vivanews.com)

