Pierre dan Landry ke Perancis

MALANG – Usai lawatan ke tanah Borneo, tim pelatih meliburkan pemainnya selama sepekan, per Senin (26/10) lalu. Jatah itu dimaksimalkan sebagian besar punggawa Arema untuk pulang kampung demi berkumpul dengan keluarganya. Tak ketinggalan, di antara mereka memaksimalkan liburan menyambut rehat kompetisi ini untuk menyelesaikan administrasi keimigrasian, utamanya warga negara asing.
Dua pemain pilar Arema asal Benua Afrika, Landry Poulangoye (Gabon) dan Pierre Njanka Beyaka (Kamerun) bersiap pulang ke Perancis, tempat tinggalnya. Keduanya harus menuntaskan beberapa administrasi seputar pendukung dirinya tinggal sementara di Indonesia. Di antaranya KITAS dan izin kerja. Itupun dilakukannya dengan mendatangi kantor kedutaan besar Indonesia di Paris Perancis.
‘’Kamis besok, Landry dan Njanka berniat terbang ke Perancis untuk selesaikan administrasi menyangkut keperluannya untuk tinggal di Indonesia. Sebelum tim mulai latihan lagi, 2 November nanti, keduanya sudah kembali ke Malang,” ujar Sudarmaji, Manajer Media Officer PT Arema Indonesia kepada Malang Post, kemarin.
Untuk urusan administrasi itu, pelatih Arema Robert Alberts dan gelandang serang/striker Chmelo ‘CR-9’ Roman juga lebih dahulu ke Jakarta. Mereka berangkat bersama dari Bandara Sepinggan Balikpapan, usai lawatan di Samarinda, demi menuntaskan proses pengurusan KITAS di Kantor Imigrasi Jakarta. Sebelumnya, mereka juga sudah terbang ke Singapura, tepat jelang tim mulai turun di Super Liga, demi urus VISA.
‘’Besok (kemarin, Red), Robert dan Roman sudah di Malang lagi, jika seluruh urusannya di Jakarta beres,” tambah Sudarmaji.
Di samping itu, ada juga dari mereka harus masuk karantina timnas persiapan Pra Piala Asia 2011. Kiper Arema, Markus Haris Maulana langsung ke Jakarta untuk menjalani pelatnas timnas senior di bawah arahan pelatih Benny Dollo. Dua pemain asal Singapura, Noh Alam Shah dan Ridhuan Muhammad juga kembali ke negarannya demi menjalani pemusatan latihan The Lions, julukan timnas Singapura.(malang-post.com)

